RUANG KREATIF M BLOC RESMI DI BUKA

Jakarta, Bumientertainment.com — Rini Soemarno selaku Menteri Negara BUMN resmi membuka M Bloc pada petang hari ini di Jalan Panglima Polim Raya No.37, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (26/09/19).

Lahan seluas 6.500 meter persegi milik Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Peruri) ini memiliki histori tersendiri. Dahulu, tempat ini berfungsi sebagai komplek perumahan karyawan dan gudang tempat produksi uang yang sudah tidak beroperasi.

Setelah mengalami proses renovasi fisik selama kurang lebih empat bulan, tempat ini berhasil dialih fungsikan menjadi creative hub multifungsi bagi komunitas milenial. Proyek kreatif M Bloc ini digarap dari hasil kerjasama dengan PT. Ruang Riang Milenial.

“Kami sangat gembira dapat menjalin kolaborasi dengan Peruri. Dukungan dan antusiasme Peruri atas gagasan kami untuk membuka ruang publik kreatif di sebagian wilayah kantor mereka merupakan kontribusi besar bagi keberlanjutan kreativitas generasi kaum milenial.” Ujar Handoko Hendrayono, Direktur Utama PT. Ruang Riang Milenial.

Glenn Fredly yang merupakan salah satu founder dari program M Bloc mengaku sangat antusias dengan creative hub miliknya. Pasalnya, tempat ini akan menjadi wadah bagi komunitas kreatif untuk saling berinteraksi.

“Ini akan sangat menginspirasi buat para teman-teman terutama pelaku industri kreatif agar bisa saling bertemu dan berinteraksi satu sama lain. Ini akan menjadi sebuah pintu untuk teman-teman lintas kreatif bertemu, dari sabang sampai marauke.” Ujar Glenn saat jumpa pers persiapan grand opening M Bloc, Kamis (26/09/19).

Wendy Putranto selaku Direktur Program M Bloc menjelaskan beberapa kegiatan yang nantinya akan disuguhkan, salah satunya adalah konser musik lintas genre yang akan hadir setiap hari di M Bloc.

“Program reguler kami di M Bloc nanti nyaris setiap harinya menyuguhkan konser musik lintas genre dari artis-artis ternama dalam negeri maupun band-band pendatang baru berpotensi yang terkurasi dengan baik. Jakarta di masa depan harus memiliki sirkuit musik lokal yang walaupun kecil namun mampu melahirkan nama-nama besar yang di kemudian hari akan memenuhi stadion, salah satunya dimulai dari M Bloc.” Ujar Wendy Putranto.

Glenn Fredly juga menekankan bahwa tersedia sebuah tempat bernama Rumah Lestari, tempat ini merupakan sarana yang akan mempertemukan para pelaku musisi beraliran Jazz.

“Rumah Lestari ini akan menjadi area mempertemukan para pelaku musisi-musisi aliran Jazz yang sudah tidak punya tempat lagi di Jakarta, sebenarnya.” Ujar Solois pencipta lagu Kembali Ke Awal.

Di luar seni musik, M Bloc juga memiliki berbagai fasilitas lainnya. Seperti Plaza Utama tempat para pengunjung berkumpul dan berinteraksi, Mural Zone, sebuah kebun organik dari para komunitas Indonesia Berkebun, dan tersedia sebuah tempat yang dikhususkan untuk para komunitas pecinta komik.

Lokasi M Bloc sangat strategis dan mudah dijangkau oleh beragam jenis transportasi publik. Berdekatan dengan kawasan niaga dan pusat perbelanjaan Blok M yang juga di antara oleh dua stasiun MRT, yaitu Stasiun Blok M dan ASEAN. Akan memudahkan para komunitas dan kaum milenial untuk dapat mengunjunginya.

Selain itu, sebanyak 16 unit bekas rumah karyawan bergaya post-colonial berlantai dua yang telah eksis sejak dekade 1950-an ini akan dimanfaatkan sebagai shophouse oleh berbagai brand lokal ternama seperti Tokyo Skip Jack, Demajors, Beyoutiful, Kedai Tjikini, Mata Lokal, UnionWell, Titik Temu Coffee, Kebun Ide Gelato, Mr. Roastman, Rumah Lestari, Chickro, Suwe Ora Jamu, Mbok Ndoro, hingga Connectoon.

Sedangkan dua unit gudang bekas produksi uang berukuran sekitar 900 meter persegi yang berada di bagian dalam telah disulap menjadi restaurant dan roastery bernama Oeang. Serta M Bloc Live House, sebuah venue musik berkapasitas 350 orang yang akan digunakan untuk konser musik serta berbagai pertunjukan seni lainnya.

Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya mengungkapkan bahwa M Bloc ini akan mengobati kelangkaan wadah kreatif bagi kaum milenial di perkotaan.

“Dengan didukung sinergi BUMN dan kolaborasi dengan pihak swasta dan berbagai komunitas kreatif, M Bloc hadir tidak hanya sebagai optimalisasi aset idle perusahaan, namun juga menjadi solusi bagi kelangkaan wadah kreatif bagi anak muda di perkotaan.” Ucap Dwina Septiani Wijaya.

M Bloc sendiri juga lahir sebagai peluang yang besar. Direktur Keuangan Peruri, Nungki Indraty menegaskan dengan hadirnya crative hub yang mengusung konsep-konsep baru seharusnya menjadi peluang yang besar untuk musisi-musisi baru untuk tampil.

“M Bloc merupakan wadah generasi milenial dan komunitas kreatif untuk saling berinteraksi, pertunjukan musik yang lebih intim, lebih dekat dengan para musisi dapat dinikmati setiap hari. Memberikan kesempatan pada musisi-musisi baru untuk berekspresi agar menjadi lebih dikenal di Indonesia.” Ujar Nungki.