GLENN FREDLY GELAR KONSER “TANDA MATA” UNTUK KOES PLUS

Jakarta, Glennfredly.com — Glenn Fredly akan kembali menggelar konser “Tanda Mata” alias “#TNDMT” untuk ke-empat kalinya. Kali ini, Glenn akan mengapresiasi karya dari sebuah grup musik Tanah Air yang terbentuk pada tahun 1969 silam dan sering kali dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock ‘n roll di Indonesia, yaitu Koes Plus.

Seperti konser “Tanda Mata” sebelumnya, untuk Ruth Sahanaya pada tahun 2016, Slank pada tahun 2017 dan Yovie Widianto pada tahun 2018. Glenn akan kembali menggandeng sejumlah musisi Tanah Air untuk berkolaborasi. Meski hingga saat ini, belum diketahui secara pasti siapa saja musisi Tanah Air yang akan terlibat.

Segala persiapan baik konsep dan teknis telah dibicarakan oleh Glenn dan Yok Koeswoyo (bass, vokal) yang merupakan adik dari Alm. Yon Koeswoyo, dua saudara yang tergabung pada grup musik legendaris, Koes Plus. Namun pelantun lagu “Orang Biasa” ini masih merahasiakan bagaimana detail konsep untuk konser 30 September mendatang.

Meski begitu, konser “Tanda Mata” merupakan salah satu konser yang cukup dinantikan oleh para penggemar Glenn Fredly.

Berikut sedikit cuplikan konser “Tanda Mata” dari tahun 2016 sampai 2017 lalu:

 

Bertajuk “Tanda Mata Glenn Fredly untuk Ruth Sahanaya” menjadi awal lahirnya konser “Tanda Mata” kala itu. Konser yang diusung Glenn dan turut menggandeng sejumlah musisi Tanah Air ini membawakan 18 lagu milik Ruth Sahanaya, Jumat, Balai Sarbini, Jakarta (30/09/2016).

Glenn membuka konser dengan membawakan lagu “Pesta” dan “Goyang Suka-Suka”. Penonton semakin terbuai ketika lagu “Ingin Kumiliki” dibawakan oleh Yura Yunita yang memainkan keyboard, dan Rega Dauna yang memainkan harmonika.

Grup Kamila kala itu membawakan lagu “Memori”. Lirik lagu yang terpampang jelas pada layar membuat penonton ikut bernyanyi. Maraknya suara penonton, menghidupkan panggung kala itu.

Tidak hanya musisi yang tampil malam itu, penonton dibuat terkejut ketika Lukman Sardi dan Chiko Jericho tiba-tiba naik ke atas panggung untuk berdebat siapa diantara mereka yang memiliki hubungan paling baik dengan Ruth Sahanaya.

Ditambah dengan performance Stand Up Comedy dari Pandji Pragiwaksono menuai gelak tawa dari para penonton. Sikapnya yang tengil dan sering kali mencela Glenn membuat para penonton tidak kuasa menahan tawa malam itu.

Konser yang berlangsung kurang lebih tiga jam ditutup dengan penampilan Glenn Fredly yang membawakan tiga lagu pamungkas “Bawa Daku Pergi”, “Kuingin” dan “Tak Kuduga” (30/09/2016).